Pengertian Farmasi Klinik Menurut Para Ahli

Di dunia ini mungkin banyak orang yang tidak menyadari seberapa pentingnya kehadiran dan perkembangan dunia farmasi bagi kehidupan sehari-hari setiap orang. Kebutuhan akan pelayanan kesehatan, alat kesehatan, hingga obat-obatan dan vitamin bagi umat manusia, membuat dunia farmasi terus mengalami perkembangan. Terlebih saat pandemi Covid-19 saat ini, dunia farmasi mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Berbagai penelitian terhadap penanganan virus Covid-19 pun kini masih terus berjalan, mulai dari segi perawatan pasien, pembuatan vaksin, hingga obat Covid-19. Hal ini tentunya untuk ‘menjinakkan’ virus dan umat manusia terlindungi.

Pengertian Farmasi

Pengertian farmasi sendiri adalah seni dan ilmu dalam penyediaan bahan-bahan alami dan sintetis yang sesuai untuk digunakan dalam pengobatan ataupun pencegahan suatu penyakit. 

Ilmu farmasi sendiri terbagi menjadi beberapa fokus bidang ilmu, salah satunya adalah farmasi klinik yang mempelajari tentang kesehatan, jenis obat, dan pelayanan kefarmasian.

Pengertian Farmasi Klinik Menurut Ahli

Menurut ahli farmasi klinik dari University of South Australia, Yolanda Smith, B.Pharm, farmasi klinik memiliki pengertian sebagai cabang farmasi yang melibatkan penyediaan perawatan pasien dengan penggunaan obat-obatan untuk mengoptimalkan hasil kesehatan pasien.

Yolanda juga menuturkan jika hal tersebut termasuk mempromosikan kesehatan dan mencegah penyakit. Praktik farmasi klinik juga menganut filosofi pelayanan kefarmasian, yang menggabungkan perawatan pasien dengan pengetahuan terapeutik khusus tentang penggunaan obat-obatan.

Farmasi klinik memang dimulai di klinik medis dan rumah sakit, namun seiring perkembangannya kini telah diperluas ke semua lini perawatan kesehatan. Maka dari itu, orang yang bertanggung jawab atas farmasi klinik atau yang sering disebut dengan apoteker klinis, kini sering bekerja sebagai bagian dari tim multidisiplin dengan dokter, perawat, dan profesional kesehatan lainnya untuk mengoptimalkan penggunaan obat dan menghadirkan pelayanan terbaik kepada pasien.

Sementara itu, apoteker klinis yang merupakan ahli dalam penggunaan terapeutik obat-obatan pada tim perawatan kesehatan serta dapat melakukan tugas berikut ini.

  • Mengevaluasi terapi pengobatan dan membuat rekomendasi yang tepat untuk pasien atau praktisi kesehatan.
  • Memberikan informasi dan saran berbasis bukti tentang penggunaan obat yang aman dan efektif.
  • Mengenali kondisi kesehatan yang tidak diobati yang dapat dikelola dengan terapi obat.
  • Memantau kemajuan pasien dengan obat-obatan dan membuat rekomendasi yang relevan untuk berubah
  • Menyarankan pasien tentang cara terbaik untuk minum obat
  • Membantu dalam perawatan langsung pasien di rumah sakit dan operasi.
  • Mengembangkan persyaratan untuk pengembangan profesional lanjutan pasien.

Itulah pemahaman singkat terkait pengertian farmasi klinik menurut ahli. Jadi, apakah kamu tertarik untuk mendalami ilmu farmasi klinik?