Berikut Penjelasan Singkat Terkait Apa itu Bioteknologi Farmasi

Bioteknologi farmasi menjadi bahasan menarik beberapa waktu belakangan ini, terutama pada pengembangan dalam dunia medis dan obat-obatan. Sebenarnya apakah bioteknologi farmasi itu sendiri? Diulas dari pengertian bahasa, bioteknologi merupakan penerapan sistem biologi, organisme hidup, atau turunannya dalam memodifikasi suatu produk atau proses untuk tujuan khusus.

Sedangkan farmasi menggunakan penerapan bioteknologi untuk dapat manufaktur, terapi gen, pengujian genetik, dan pharmacogenomics. Sehingga bioteknologi farmasi dapat dikatakan merupakan sebuah teknologi DNA rekombinan yang memerlukan manipulasi genetik sel atau antibodi monoklonal untuk membuat produknya. 

Lain halnya dengan farmasi konvensional yang menggunakan formulasi molekul relatif sederhana yang diproduksi, dimana terdapat teknik trial and error yang ditujukan untuk mengobati berbagai gejala penyakit. Bioteknologi merupakan teknologi yang menggunakan molekul biologis besar dan kompleks yang dikenal dengan protein dengan bantuan sel-sel hidup untuk pengobatan suatu penyakit.

PENERAPAN BIOTEKNOLOGI FARMASI

Penerapan bioteknologi hingga saat ini sudah berkembang luas, misalnya pada pembuatan vaksin, antibiotik, antibodi, dan insulin. Vaksin ini sebenarnya berasal dari virus atau bakteri penyebab penyakit yang sudah dilemahkan atau dijinakan. Sedangkan antibiotik adalah mikroorganisme tertentu yang dapat menghambat atau memusnahkan mikroorganisme lain yang merugikan.

Berbeda dengan antibiotik, antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal dan hanya bisa berfungsi pada satu antigen (penyebab penyakit). Terakhir, insulin yang merupakan protein dengan tugas mengontrol metabolisme gula dalam tubuh dengan memanfaatkan rekayasa genetik.

Seperti yang sudah disampaikan, bahwa bioteknologi berperan sangat penting dalam dunia medis dan pengobatan. Keuntungan dari penerapan bioteknologi farmasi, yaitu mampu mendesain dan memproduksi produk yang lebih aman dengan pemanfaatan organisme yang ditransformasikan melalui rekayasa genetika, sehingga dapat meminimalkan resiko infeksi pasien.

Jadi, bioteknologi sangat berperan aktif dalam kehidupan sehari-hari manusia, mulai dari konsumsi makanan kita sampai membantu dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan yang kita lakukan, seperti biodetergen dan beberapa produk keseharian lainnya, yang digunakan dalam mencuci pakaian, dan juga antibiotik dalam dunia kedokteran untuk pengobatan pasien.